Wakil Walikota Jakarta Barat hadiri Baksos PPTI Pusat

Berita Pers
No.06.06.643.2015


WAKIL WALIKOTA JAKARTA BARAT HADIRI
BAKTI SOSIAL PPTI PUSAT
DI KELURAHAN KAPUK


Jakarta, 18 November 2015.

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Pusat, hari ini (18-11-2015), mengadakan Bakti Sosial untuk warga di Lapangan Olah Raga RT 013 RW 13 Kelurahan Kapuk, Kec. Cengkareng Jakarta Barat dibuka Wakil Walikota Jakarta Barat Muhammad Zen. Hadir pada acara tersebut Ny. Heppy Farida, Istri Djarot Saiful Hidayat-Wakil Gubernur DKI Jakarta didampingi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PPTI secara simbolis menyerahkan Genteng Kaca kepada pasien TB. Sedangkan Wakil Walikota Jakarta Barat secara simbolis menyerahkan Tempat Sampah kepada Ketua RW 13 H. Agus Winarno dan Ketua RW 16 H. Poniman. Penyerahan secara simbolis paket bantuan bahan makanan dari Ketua Umum BPP-PPTI kepada pasien TB.

Ketua Umum BPP-PPTI Ny. Raisis Arifin Panigoro mengatakan, kegiatan Bakti Sosial merupakan salah satu kegiatan PPTI guna memberikan santunan kepada pasien TB dari keluarga tidak mampu.
Kegiatan Bakti Sosial untuk warga Kelurahan Kapuk berupa :
  • Penyuluhan tentang Tuberkulosis (TB) yang disampaikan oleh DR. Dr. Erlina Burhan, Sp.P(K)
  • Memberi genteng kaca dan atap fiber kepada 61 rumah di RW 13 dan RW 16. Di RW 13 sebanyak 31 rumah di RW 16 sebanyak 30 rumah.
  • Tujuan pemberian genteng kaca dan fiber adalah agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah sehingga rumah tersebut menjadi lebih sehat dan mencegah penularan penyakit TB.
  • Pemberian 22 buah tempat sampah
  • Pemberian paket bantuan bahan makanan antara lain beras, gula, kacang ijo, susu, minyak goreng dan lain-lain sebanyak 500 paket
Ny. Raisis menambahkan, PPTI yang didirikan tanggal 20 Mei 1968 mengemban misi untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyakit TB. Dilakukan melalui penyuluhan yang berujung pada penemuan kasus TB / case finding dan kesembuhan pasien TB / case holding dan memberi santunan kepada pasien TB yang tidak mampu sebatas kemampuan organisasi “.

Pada tataran akar rumput (RT, RW, dan Kelurahan), tugas penyuluhan dan mengenali pasien terduga TB serta pendampingan pasien TB yang menjalani pengobatan dilakukan oleh para kader. Kader kesehatan yang ada pada tataran ini adalah kader PKK yang keberadaannya relatif berkesinambungan. Oleh karena itu, Ketua Umum PPTI telah membuat Perjanjian Kerjasama / MoU dengan Ketua Tim Penggerak PKK Pusat dengan maksud agar para kader PKK juga menjadi kader PPTI dengan pembekalan ilmu tentang Tuberkulosis, ujar Ny. Raisis.

Ditambahkan, konsep Dasa Wisma PKK sangat sejalan dengan upaya pemantauan kesinambungan berobat pasien TB. Konsep tersebut sangat cemerlang karena satu kader PKK memantau 10 rumah dalam hal kesehatannya termasuk kewaspadaan terhadap TB.

Saat ini Pengurus PPTI berada di 13 Provinsi termasuk DKI Jakarta, 53 Kabupaten / Kota, 25 Kecamatan, dan 15 Kelurahan. Sebutan bagi pengurus PPTI tingkat provinsi adalah Pengurus Wilayah, dan bagi pengurus PPTI tingkat Kabupaten / Kota adalah Pengurus Cabang, tingkat Kecamatan adalah Anak Cabang, dan tingkat Kelurahan adalah Ranting.

Tugas PPTI Pusat menyusun berbagai pedoman dan melakukan kerjasama jejaring di tingkat pusat, PPTI wilayah melaksanakan pedoman, jejaring di tingkat provinsi, melakukan pembinaan kepada pengurus cabang dan mengembangkan pengurus PPTI tingkat cabang di kabupaten/kota, PPTI cabang sebagai implementor / pelaksana, antara lain melakukan sosialisasi program dan kegiatan advokasi, pertemuan jejaring, merekrut dan melatih kader serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kader.

“ Sayangnya, Pengurus Wilayah PPTI Provinsi DKI Jakarta sampai saat ini belum membentuk PPTI cabang di tingkat Kota maupun Kabupaten Kep. Seribu. Berkaitan dengan hal itu, Ibu Veronica Basuki T. Purnama selaku Ketua Kehormatan PPTI Wilayah Provinsi DKI Jakarta, berkenan untuk menginisiasi pembentukan PPTI cabang di DKI Jakarta.

Kami atas nama Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia, juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta yang telah bersedia untuk menjadi Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia Provinsi DKI Jakarta“, ujar Ny. Raisis Arifin Panigoro.

Bakti Sosial terselenggara atas kerjasama PPTI Pusat dengan Jajaran Pemda dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, Puskesmas Kecamatan Cengkareng memanfaatkan momentum ini dengan mengadakan pelayanan Posbindu berupa pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gejala TB serta konseling tentang HIV. Kegiatan ini merupakan program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati yang merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Berita ini disiarkan oleh Badan Pengurus Pusat PPTI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-7397494 atau alamat e-mail PPTI : ppti66@yahoo.com.

Badan Pengurus Pusat PPTI
Drg. Mariani Reksoprodjo.
Sekretaris Umum