Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dengan Kader PMO Se Kaltim

Berita Pers
No.06.06.519.2013

SOSIALISASI DAN SILATURAHMI PENGURUS PPTI DENGAN KADER PMO SE KALTIM

Untuk mengetahui kemampuan dan pemahaman tentang penanggulangan tuberkulosis (TB) bagi para kader pengawas menelan obat (PMO) Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) se Kalimantan Timur dilakukan sosialisasi dan silaturahmi dengan Pengurus PPTI Wilayah dan Pengurus PPTI Pusat.
Silaturahmi dihadiri sekitar 250 Kader PMO dari5Cabang PPTI yaitu Kutai Timur, Balikpapan, Samarinda, Panajam Paser Utara(Provinsi Kaltim) dan Bulungan (sekarang Provinsi Kalimantan Utara), Pengurus Wilayah PPTI Kalltim dan beberapa Pengurus PPTI Pusat.Silaturahmi berlangsung tanggal 19 Oktober 2013 di Kantor Gubernur Kaltim, Jl. Gajah Mada Samarinda, dihadiri Ny. Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI dan Ny. Awang Faroeq,Ketua Pengurus Wilayah PPTI Kalimantan Timur.
Materi Sosialisasi berupa paparan, peragaan penyuluhan oleh kader PMO dan diskusi.Paparan tentang Peran PPTI dalam penanggulangan TB di Indonesia disampaikan dr. Henry Diatmo dari PPTI Pusat, Penanggulangan TB dan peran kader oleh dr. Donny Irfandi, Sp.Pdari PPTI Wilayah Kaltim dan Kegiatan PPTI Kota Samarinda disampaikan dr. Rahimah, M.Kes, Sekretaris Pengurus Cabang PPTI Samarinda.
Pada kesempatan tersebut juga diperagakan kemampuan kader PMO melakukan penyuluhan kepada masyarakat melalui gerak dan lagu. Lagu yang dipakai untuk penyuluhan adalah lagu yang popular seperti Pengumuman dari Grup Band Wali, Tak Ada Manusia Yang Sempurna dari The Massive, Tanjung Perak dari Moes Moeljadi, Nasib Bujangan dari Koes Ploes dengan lirik yang dibuat sendiri tentang peran kader PMO, mengenali gejala TB, ajakan memeriksakan ke sarana pelayanan kesehatan, ajakan berobat sampai tuntas karena obatnya disediakan secara gratis oleh pemerintah.
Ny. Raisis Arifin Panigoro dalam sambutannya menyatakan pengendalian tuberkulosis memerlukan upaya terpadu dan sistematis baik oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah maupun kekuatan elemen sosial kemasyarakatan,termasuk salah satunya adalah PPTI yang selama 45 tahun telah membantu pemerintah dalam penanggulangan tuberkulosis di Indonesia.
Ditambahkan, salah satu tugas pokok PPTI adalah penyuluhanya itu usaha untuk mengubah perilaku dan sekaligus memobilisasi masyarakat dalam penanggulangan tuberkulosis.“Penyuluhan merupakan upaya pencegahan, agar yang sehat makin sehat, yang sehat tidak tertular TB, yang sakit dapat berobat tuntas sehingga yang sakit tidak menularkan kepada masyarakat atau orang-orang disekitarnya”, ujarNy. Raisis.
MenurutNy. Raisis, di “garis depan” penyuluhan dilakukan utamanya oleh Kader PKK sekaligus merupakan Kader PPTI yang dibekali pengetahuan tentang TB.Karenaitu sejak tahun 1984 sudah terjalin kerjasama antara PKK dengan PPTI yang dikukuhkan dengan Piagam Kerjasama antara Departemen Dalam Negeri cq Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat dengan Pengurus PusatPerkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia yang ditandatangani pada bulan Agustus 1984 oleh Dirjen Pembangunan Desa Drs.H.Adnan Widodo, SMD, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Ny. Kardinah Soepardjo Roestam dan Ketua Umum PPTI Ny. Hj.Rusiah Sardjono, SH.
Selanjutnya Nota Kesepakatan Kerjasama dilanjutkan dan ditanda tangani oleh Ny. Ratih Siswono Yudo Husodo,SH selaku Ketua Umum PPTI masabakti 2007-2012 dan oleh Ny. Hj.Vita Gamawan Fauzi selaku Ketua Tim Penggerak PKK Pusat pada tanggal 4 Maret 2011 dan masih berlaku sampai saat ini.
Dalam Nota Kesepakatan, disebutkan kegiatan dalam upaya pengendalian tuberkulosis antara lain:

  1. Melakukan advokasi kepada pemangku kebijakan baik tingkat Pusat dan Daerah secara bersama-sama.
  2. Memberi pengetahuan dan informasi yang benar kepada masyarakat tentang penyakit tuberkulosis
  3. Mengadakan pelatihan bagi kader PKK tentang tuberkulosis
  4. Menggerakkan masyarakat melalui kader PKK untuk meningkatkan penemuan suspek tuberkulosis dan merujuk ke Unit Pelayanan Kesehatan.
  5. Melakukan pengawasan dan pemantauan menelan obat bagi pasien tuberkulosis.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum BPP-PPTI mengharapkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memberikan dukungan dan arahan kepada jajaran Pengurus Wilayah PPTI Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Berita ini disiarkan oleh BPP-PPTI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-7397494 atau alamat e-mail PPTI : ppti66@yahoo.com

Badan Pengurus Pusat PPTI
Drg. Mariani Reksoprodjo
Sekretaris Umum


Ny.Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI didampingi Ny.Yanti Budhisantoso, Ketua I BPP-PPTI, Drg.Mariani Reksoprodjo, Sekum BPP-PPTI dan Pengurus lainya beraudensi dengan Ketua Pengurus Wilayah PPTI Kalimantan Timur bertempat di rumah Jabatan Gubernur Kaltim

Dari kiri ke kanan : Dr. Henry Diatmo, PPTI Pusat, Dr. Donny Irfandi, Sp.P, PPTI Wilayah Kaltim, Dr. Rahimah, M.Kes, PPTI Cabang Kota Samarinda, Drs.H.Abdul Syahran,M.Kes, PPTI Wilayah Kaltim sebagaiNy. Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI (tengah) sedang memberikan arahan pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan Kader PMO se Kalimantan Timur bertempat di Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jl. Gajah Mada, Samarinda

Ny. Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI (tengah) sedang memberikan arahan pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan Kader PMO se Kalimantan Timur bertempat di Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jl. Gajah Mada, Samarinda

Ny.Awang Faroek, Ketua Pengurus Wilayah PPTI Kaltim menyerahkan bingkisan kepada para Pengurus Cabang PPTI Kutim, Balikpapan, Samarinda dan Panajam Paser Utara pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan Kader PMO se Kalimantan Timur bertempat di Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jl. Gajah Mada, Samarinda

Ny.Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI menerima kenang-kenangan berupa Plakat Kota Samarinda dari Pengurus Cabang Kota Samarinda pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Ny.Raisis Arifin Panigoro, Ketua Umum BPP-PPTI menerima kenang-kenangan berupa souvenir khas Kaltim pada acara Sosialisasi dan SilaturahmiPlakat Kota Samarinda dari Pengurus Cabang Kota Samarinda pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Simulasi gerak dan lagu Kader PMO PPTI dari Kota Samarinda dalam melakukan penyuluhan TB kepada masyarakat pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Simulasi Penyuluhan TB oleh Kader PMO PPTI Kab. Panajem Paser Utara pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Simulasi gerak dan lagu Kader PMO PPTI dari Kota Balikpapan dalam melakukan penyuluhan TB kepada masyarakat pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Simulasi gerak dan lagu Kader PMO PPTI dari Kota Balikpapan dalam melakukan penyuluhan TB kepada masyarakat pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Simulasi gerak dan lagu Kader PMO PPTI dari Kutai Timur dalam melakukan penyuluhan TB kepada masyarakat pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Simulasi gerak dan lagu Kader PMO PPTI dari Kota Balikpapan dalam melakukan penyuluhan TB kepada masyarakat pada acara Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda.

Peserta Sosialisasi dan Silaturahmi Pengurus PPTI dan Kader PMO se Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jl. Gajah Mada, Samarinda.

Inilah lagu-lagu penyuluhan kader PMO Balikpapan
Lagu I (Wali)
Apa salahku apa salah diriku
Kok batuk nggak sembuh sembuh
Badan kurus kering
Napsu makan tak ada
    Tidur pun aku tak nyenyak
    Dadaku………terasa nyeri
    Oh Tuhan……tolonglah diriku
    Tidur pun aku tak nyenyak
    Dadaku………terasa nyeri
    Oh Tuhan……tolonglah diriku
Ref :
    Ibu-Ibu, Bapak-Bapak
    Yang batuknya tiga minggu segeralah
    Pergi berobat
    Periksakan dahak…………. karena batukmu
    Yang Gak Sembuh Sembuh
    Pengumuman pengumuman
    Yang batuknya tiga minggu segeralah
    Pergi berobat
    Periksakan dahak karena batukmu
    Yang nggak sembuh sembuh
Lagu ke 2 (D’Masiv)
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Sgala yang yelah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Serahkan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff I:
    Syukuri apa yang ada
    Hidup adalah anugerah
    Tetap jalani hidup ini
    Melakukan yang terbaik
    Tak ada manusia
    Yang terlahir sempurna
    Jangan kau sesali
    Segala yang telah terjadi
    Reff II:
      Tuhan pastikan menunjukkan
      Kebesaran dan kuasa-Nya
      Bagi hamba-Nya yang sabar
      Dan tak kenal putus asa
Lagu 3 (Moes Moelyadi)
Kalau kau sakit TB periksalah ……………. Ayo
Kalau kau sakit TB berobatlah …………….Ayo
Minum obat teratur
Jangan putus minum obat
Sakit Tb pasti sembuh
    Obat TB itu gratis adanya………..Oye
    Pemerintah sarana penyedianya………Yes yes
    Ayo kita semua
    Brantas penyakit TB
    Ayo semua brantas TB
Lagu ke 4 (Koes Ploes)
Begini nasib kader PMO
Kemana mana mencari Suspek
Tiada hatiku mengeluh
Reff I :

    Panas hujan, siang malam
    Bukan halangan O………..
    Naik gunung, turun gunung
    Tak kenal lelah
    Apa susahnya menelan obat
    Meskipun banyak secara rutin
    Yakinlah kamu pasti Sembuh
    Reff II:
      Kami yakin, kami pasti
      Kami bangga O………….
      Jadi kader PPTI Balikpapan