Run For TB

Berita Pers
No.06.06.155.2013

SEKJEN PBB APRESIASI CAPAIAN PENGENDALIAN TB DI INDONESIA

Sekjen PBB Ban Ki Moon, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pengendalian TB kepada Pemerintah Indonesia yang disampaikan melalui surat langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2012. Indonesia juga menerima penghargaan “Champion Award for Exceptional Work in the Fight Againts TB” dari Global Health USAID kepada Pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan RI.
Selain berhasil mencapai target MDG’s, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penghargaan dari USAID atas kepemimpinan dalam pengendalian TB khususnya dalam meningkatkan akses pasien serta membangun kemitraan.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ms.c. Ph.D, ketika membuka Run For TB memperingati puncak Hari TB Sedunia di Monas, Minggu (24/4). Dalam acara tersebut juga hadir Menkokesra H.R. Agung Laksono, Ketua Dewan Masjid Indonesia, Drs. H. Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Ir. Joko Widodo.
“Walaupun begitu, kata Wamenkes masih banyak tantangan dan permasalahan baru yang harus diwaspadai seperti TB-HIV, TB Multiple Drug Resistant (MDR), TB – Rokok, TB-Diabetes Mellitus. Oleh karena itu, pengendalian TB memerlukan partisipasi semua pihak di seluruh tanah air dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, agar Indonesia Bebas TB tahun 2050 dapat terwujud” ujar Prof. Ali Ghufron yang dalam acara tersebut mewakili Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A.
Menurut Prof. Ali Gufron, pengendalian TB adalah salah satu indikator keberhasilan Millenium Development Goals atau MDG’s 2015. Indonesia telah berhasil menurunkan insidens, prevalens dan angka kematian akibat TB. Insidens TB berhasil diturunkan sebesar 45% dari 343 per 100.000 penduduk pada tahun 1990 menjadi 189 per 100.000 penduduk pada tahun 2010. Prevalens TB diturunkan sebesar 35% dari 443 per 100.000 penduduk pada tahun 1990 menjadi 229 per 100.000 penduduk pada tahun 2010. Selanjutnya angka kematian diturunkan sebesar71% dari 92 per 100.000 penduduk pada tahun 1990 menjadi 27 per 100.000 penduduk pada tahun 2010.
Hari TB Sedunia, diperingati setiap tanggal 24 Maret. TB Day 2013 diperingati dengan tema Global Stop TB in My Life Time, dan tema nasional “Stop TB Sekarang Juga” dengan tujuan mengajak seluruh lapisan masyarakat bergerak bersama mendukung pengendalian TB.
Selain itu peringatan Hari TB, merupakan momentum untuk mengkampanyekan “saat ini tidak seharusnya orang meninggal karena TB karena penyakit TB dapat dideteksi dan bisa diobati sampai sembuh apabila minum obat anti TB secara teratur dan tuntas”.
Acara Run For TB, diselenggarakan atas kerjasama Kemenkes, HOPE Worldwide, Global Fund, dan dihadiri oleh 11.000 orang dari: Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Aisyiyah, LKC, Dewan Mesjid Indonesia, GKDI, Pramuka, TNI, WHO, beberapa perusahaan, sekolah-sekolah, para relawan dari berbagai lapisan masyarakat.
Berita ini disiarkan oleh Sekretariat Pusat Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: (021) 7397494, faksimili: (021) 7228123, atau e-mail ppti66@yahoo.com.

Badan Pengurus Pusat PPTI
Drg. Mariani Reksoprodjo
Sekretaris Umum



Gambar I : PPTI ikut berpastisipasi dalam Acara Run For TB di Monas


Gambar II : Peserta sedang melakukan gerak jalan.


Gambar III : Drg. Mariani Reksoprodjo (tengah) menghadiri Acara Run For TB di Monas