Pelatihan TB-HIV untuk Petugas Klinik PPTI

PELATIHAN TB-HIV UNTUK PETUGAS KLINIK PPTI

Sejak tahun 1997 semua Klinik PPTI telah melaksanakan strategi DOTS dalam pengobatan penderita TB, namun sampai tahun 2005 baru satu Klinik PPTI yaitu Klinik PPTI Baladewa, Jln. Baladewa, Jakarta Pusat yang telah melaksanakan pengobatan TB-HIV disamping pengobatan TB dengan strategi DOTS.
Sesuai dengan Rencana Strategis tahun 2010-2014 ditargetkan setiap tahun ada peningkatan jumlah klinik (minimal) satu Klinik PPTI yang memberikan pelayanan TB-HIV. Hal ini dikarenakan sebagian besar (lebih kurang 60%) penderita HIV terinfeksi bakteri mycobacterium tuberculosis, sehingga perlu meningkatkan peran PPTI dalam penanggulangan TB di Indonesia.

Pada tahun 2011 Klinik PPTI JRC, Jakarta Selatan diproyeksikan sudah dapat melaksanakan kolaborasi TB-HIV. Untuk itu diperlukan petugas klinik baik tenaga medis, tenaga para medis dan tenaga penunjang medis lainnya yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam penanggulangan TB-HIV.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang TB-HIV bagi petugas Klinik PPTI khususnya Klinik PPTI yang berada di Jakarta.
Pelatihan ini di laksanakan pada :
Hari/Tanggal : 15 Maret 2011 sampai dengan 18 Maret 2011
Tempat : Wisma PKBI, Jln Hang Jebat III F3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Peserta pelatihan sebanyak 20 (dua puluh) orang, terdiri dari :
• 8 orang petugas Klinik PPTI JRC
• 7 orang petugas Klinik PPTI Baladewa
• 3 orang petugas Klinik PPTI Muara Angke
• 2 orang pengurus PPTI Pusat
Nara sumber pelatihan ini terdiri dari para ahli dari FHI (Family Health Indonesia), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan WHO (World Health Organization).