Penetapan Arifin Panigoro

Sebagai Ketua Forum STOP TB PARTNERSHIP Indonesia.

Kongres PPTI ke-IX

Kongres PPTI 2012, di Bali.

Bakti Sosial PPTI 2011

Kegiatan Baksi Sosial PPTI di Cirebon, 2011.

Audensi PPTI dengan Mendagri

Ketua Umum PPTI melakukan audensi kepada Mendagri, 2010.

Acara TB Day 2010

Pembukaan Acara TB Day 2010 di Jakarta, Ketua Umum PPTI-Menkes-Menkokesra.

BAZAR

PPTI ADAKAN BAZAR

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Pusat menyelenggarakan bazar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H tanggal 8 Oktober 2015 di halaman Kantor PPTI Pusat, Jl. Jl. Sultan Iskandar Muda No. 66 A Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Tujuannya yaitu menyediakan bahan kebutuhan pokok dan pakaian dengan harga yang terjangkau bagi karyawan Sekretariat PPTI Pusat, karyawan Klinik JRC-PPTI serta masyarakat sekitar kantor PPTI Pusat.
Barang-barang yang disediakan dalam bazar berupa bahan kebutuhan pokok dan pakaian. Para pengunjung bazar terlihat antusias karena dapat membeli paket kebutuhan pokok seharga Rp 40.000,- berisi beras 2 kg, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 1 tube kecap manis dan 4 bungkus mie instan. Para pengunjung juga senang karena cukup merogoh kocek Rp 15.000,- untuk mendapatkan 2 tube mentega 250 gram. Sedangkan pakaian yang banyak diminati pengunjung yaitu sarung dan baju. Kebutuhan lainnya yang harganya cukup murah yaitu kacang tanah kupas dengan berat 1 kg harganya cuma Rp 30.000,-.





Program Kecamatan Bebas TB

Dinkes Kabupaten Blitar Luncurkan Program Kecamatan Bebas TB

Tak mau setengah-setengah dalam menanggulangi tuberkulosis (TB), Dinkes Kabupaten Blitar meluncurkan program Kecamatan Bebas TB. Hal ini disampaikan Kasi P2 Dinkes Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi, SKM. M.Kes di hadapan peserta pertemuan stakeholder Kabupaten Blitar, 9 Juni 2015, bertempat di Rumah Makan Sania Blitar. Pertemuan ini merupakan pertemuan rutin 6 bulanan yang di fasilitasi oleh CEPAT-LKNU
Acara dihadiri, Dr. H. M. Arif Faizin, M. Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Blitar dan dr. Wahyuniati, Ketua LKNU Kabupaten Blitar.
Bertindak sebagai pembicara, Yuli Susilowati,ST,M.M.Kes dari Bidang Promkes Dinkes Kab. Blitar, Eko Wahyudi, S.KM. M. Kes, Kasi P2 Dinkes Kabupaten Blitar dan M. Faizin, ST dari CEPAT-LKNU Kabupaten Blitar.
" Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempercepat penemuan suspek TB. Upaya selama ini dengan mengandalkan keberadaan satu kader setiap desa dirasa kurang maksimal. Dengan melibatkan kelompok kader dalam struktur desa siaga aktif maka kegiatan sosialisai pengendalian TB, pelacakan, dan pendampingan akan lebih mudah dan intensif.
Kita sudah memilih 6 Desa dari 6 Kecamatan di wilayah program kerja CEPAT-LKNU untuk mengikuti kegiatan orientasi desa siaga ini. Pemilihan desa ini berdasarkan kriteria: kepedulian pemerintah desa dan toma/toga, keberadaan kader , kemudahan akses masyarakat ke pelayanan dasar, keberadaan UKBM (Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat), adanya dana dari APBDesa dan kontribusi masyarakat, peran aktif masyarakat dan organisasi masyarakat, adanya Perdes Desa Siaga, dan adanya PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), jelas M. Faizin dari CEPAT-LKNU.
"Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, CEPAT- LKNU akan memberikan dana pancingan di setiap desa terpilih sejumlah Rp. 2,5 juta. Dana pancingan ini untuk membantu biaya operasional kader dalam mencari suspek, pendampingan dan kegiatan sosialisasi di masyarakat.
Dana pancingan ini hanya bersifat pendorong/ pemancing. Bukan satu-satunya solusi masalah. Karena itu, tetap diperlukan kebersamaan masyarakat dalam menggalang dana untuk membantu warga lain yang tidak mampu" ungkap Wijianto fasilitator advokasi CEPAT LKNU.

Kasi P2 Dinkes Kab. Blitar, Eko Wahyudi, SKM. M.Kes saat memaparkan program Kecamatan Bebas TB dihadapan Anggota Pokja TB-HIV Kab. Blitar

PPTI Hasilkan Kesepakatan

KONKER PPTI HASILKAN KESEPAKATAN


Berita Pers
No. 06.06.325.2015

Jakarta, 25 Mei 2015.
Konferensi Kerja PPTI yang berlangsung selama 3 hari dan diikuti 106 peserta dari Pengurus PPTI Pusat, Pengurus PPTI Wilayah dan Cabang, tanggal 22 Mei 2015 secara resmi ditutup Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PPTI Ny. Raisis Arifin Panigoro.
Dalam Konker telah dipaparkan dan dibahas berbagai kebijakan organisasi dan berbagai pedoman yang akan dijadikan rujukan Pengurus PPTI di setiap tingkatan.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Isman Rahmadi, M.Med.OM, Ketua Pengurus Wilayah PPTI Kalimantan Barat mewakili peserta menyerahkan Kesepakatan Konker kepada Ny. Raisis Arifin Panigoro.
“ Peserta Konferensi Kerja Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia SEPAKAT dan SETUJU dengan POKOK-POKOK PIKIRAN yang telah dipaparkan oleh jajaran Pengurus Pusat PPTI setelah dilakukan diskusi dengan wakil dari Pengurus Wilayah dan wakil dari Pengurus Cabang PPTI”, ujar Dr. Isman.
Diharapkan Badan Pengurus Pusat Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia segera menyelesaikan dan menyempurnakan redaksional Pokok-Pokok Pikiran tersebut menjadi buku Pedoman.
Berita ini disiarkan oleh BPP-PPTI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-7397494 atau alamat e-mail PPTI : ppti66@yahoo.com

Badan Pengurus Pusat PPTI
Drg. Mariani Reksoprodjo
Sekretaris Umum


Dr. Isman Rahmadi Ketua Pengurus Wilayah PPTI Kalimantan Barat (mewakili peserta) menyerahkan hasil kesepakatan Konker PPTI tahun 2015 kepada Ketua Umum BPP-PPTI di Hotel Acacia, 22 Mei 2015.

PPTI PERLU INISIASI PEMBENTUKAN FSTPI

PPTI PERLU INISIASI PEMBENTUKAN
FORUM STOP TB DI WILAYAHNYA


Berita Pers
No. No. 06.06.308.2015

Jakarta, 20 Mei 2015.
Berdasarkan hasil survey prevalens TB yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI tahun 2014, beban penyakit tuberkulosis di Indonesia menjadi semakin berat. Diperkirakan terdapat 1.000.000 juta kasus TB-baru per tahun dengan jumlah kematian karena TB sebesar 100.000 orang per tahun.
Hasil survey tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat ke 2 di dunia setelah India dalam jumlah kasus TB. Diperkirakan kasus yang tidak terlaporkan atau kasusnya belum ditemukan sebesar 60 %.
Hal itu ditegaskan Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) Arifin Panigoro pada pembukaan Konferensi Kerja Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) tanggal 20 Mei 2015 di Jakarta.
Ditegaskan, masalah TB melibatkan banyak aspek, mengingat TB berkaitan erat dengan kemiskinan. Dengan demikian sangat berkaitan erat pula dengan gizi buruk, dan lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat ( padat, kumuh, kurang ventilasi udara, dan kurang terpapar sinar matahari ).
Oleh karena itu, dengan komitmen yang sama untuk "memerangi " TB, saya menghimbau agar pengurus PPTI di setiap tingkatan mau menjadi inisiator pembentukan Forum Stop TB Partnership di wilayahnya, agar Indonesia Bebas TB dapat lebih cepat tercapai ( sebagai informasi, estimasi Global Free TB baru akan tercapai pada tahun 2050 artinya angka penemuan kasus TB- baru pada tahun tersebut adalah 1 kasus per sejuta penduduk ).
Menurut Ketua FSTPI, penanggulangan penyakit termasuk penanggulangan TB dilakukan pada dua tataran yaitu komunitas dan layanan kesehatan. Pasien terduga TB dijumpai di masyarakat melalui "kerja" kader di akar rumput, yang kemudian merujuknya ke Puskesmas atau Unit Pelayanan Kesehatan untuk diperiksa dan ditegakkan diagnosanya”, ujar Ketua FSTPI.
Ditambahkan, masih banyak pemahaman yang keliru di masyarakat terhadap penyakit ini. Sebagian merasa malu apabila diketahui dirinya atau anggota keluarganya mengidap TB, dan ada pula yang menganggap TB adalah penyakit keturunan. Pemahaman tersebut bisa dimengerti karena apabila seseorang terjangkit TB, maka anggota keluarga di sekelilingnya mudah tertular dan terjangkit TB pula, sehingga tampaknya seperti keturunan.
“Menjadi tugas kita untuk meluruskan pemahaman yang keliru ini. Utamanya tugas Organisasi Masyarakat Madani atau Civil Society Organisation (CSO) termasuk PPTI. Hal ini sejalan benar dengan tugas utama PPTI yaitu penyuluhan”, ujar Ketua FSTPI.
Berita ini disiarkan oleh BPP-PPTI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-7397494 atau alamat e-mail PPTI : ppti66@yahoo.com

Badan Pengurus Pusat PPTI
Drg. Mariani Reksoprodjo
Sekretaris Umum



Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI), Bapak Arifin Panigoro sedang memberikan sambutan pada acara pembukaan Konker PPTI di Hotel Acacia Jakarta, 20 Mei 2015


Mantan Menteri Keuangan pada Era Presiden Bj. Habibie yang juga Anggota Badan Pengawas Pusat PPTI, DR. Ir. Bambang Subianto sedang berbagi pengalaman kepada peserta Konker PPTI tentang Fund Raising di Hotel Acacia, 21 Mei 2015


Ketua FSTPI, Arifin Panigoro sedang memberikan pencerahan kepada peserta Konker PPTI tentang kewirausahaan di Hotel Acacia, 21 Mei 2015.